Liputan Ngaben Puri Ubud Bali (Royal Cremation in Ubud) 15 Juli 2008

Royal Cremation in Ubud

[ foto selanjutnya klik di sini]

Selasa kemaren (15 Juli 2008) merupakan event penting yang sangat bersejarah bagi keluarga Puri Ubud. Hari itu adalah merupakan puncak acara pelebon (ngaben) anggota keluarga kerajaan Ubud yakni: Tjokorda Gde Agung Suyasa (wafat 28 Maret 2008) yang merupakan kepala keluarga Kerajaan Ubud, Tjokorda Gede Raka (wafat 21 Maret 2008), dan Desak Raka (wafat 23 Desember 2007). Prosesi upacara ini diawali dengan ritual pembagian air suci kepada ribuan warga yang bertugas mengangkat bade (menara pembawa jenazah seberat 11 ton), lembu dan naga banda. Kemudian tepat jam 14.00 WITA iring-iringan bade, naga banda dan lembu pun beranjak dari depan puri menuju setra (kuburan).

Prosesi ini sangat menyita perhatian seluruh masyarakat Bali, Indonesia bahkan dunia. Betapa tidak.. saat itu terlihat lautan manusia dengan setia dari pagi menunggu moment ini untuk melihat prosesi pelebon sang raja Ubud yang terkenal sangat darmawan dan merupakan seorang figur penting dalam keluarga Puri Agung Ubud. Ratusan media elektronik/cetak dalam dan luar negeri bahkan sudah beberapa hari sebelumnya tiba di Ubud untuk meliput prosesi ini.

Upacara ini dihadiri juga oleh sejumlah Raja Nusantara dan pejabat-pejabat penting seperti Menteri Jro Wacik, Gubernur Bali terpilih Mangku Pastika, Bupati Bangli Nengah Arnawa, beberapa artis Indonesia serta kerabat dekat Puri Ubud. Ritual yang menghabiskan biaya milyaran rupiah ini merupakan yang pertama kali diadakan di Puri Ubud sejak tahun 1979.

13 Responses to Liputan Ngaben Puri Ubud Bali (Royal Cremation in Ubud) 15 Juli 2008

  1. Reply imcw says:

    Mahal sekali biayanya.

    imcw’s last blog post..Sekilas Tentang Menyusui

  2. Reply Wahyu says:

    @ imcw: nggih Pak Dokter.. melihat jasa2 beliau dalam hal pembangunan pura-pura di Indonesia dan sejatinya beliau adalah seorang raja.. sepertinya sangat wajar penghormatan yang diberikan adalah yg terbaik :D suksma sudah simpang di blog saya.. hehhehe

  3. Reply Gustra says:

    Nu Sakit Bangkiang`e Puk!!!! Kah Kah Kah..

  4. Reply Wahyu says:

    @ Gustra: heuheuheuhe… berkutat di samping mobil pemadam berteman solar… kakakakak.. penuh kenangan nok :D

  5. Reply ianbali says:

    Kok ga masuk museum rekor indonesia yah…

    ianbali’s last blog post..SEO – Internet Marketing

  6. Reply Wahyu says:

    @ ianbali: ngga didaptarin mungkin boss… hehehhehe :D

  7. Reply gussuta says:

    sayang kita tidak ketemu waktu hunting di ubud, ya ! :)

    gussuta’s last blog post..Reinkarnasi Tuhan

  8. Reply Wahyu says:

    @ gussuta: suksma sampun mampir.. kanggiang ketemuan di internet.. abisnya kemaren penuh sesak.. hehehe :D

  9. Reply anton says:

    sayang bgt aku ga bisa ikut moto2. soale pas masuk kantor. :(

    btw, bukannya skt 2004 lalu jg ada ngaben gede di sana. setauku ga jauh beda kok sama yg sekarang. karena waktu itu aku jg liputan di sana.

    anton’s last blog post..Danau Buyan is Not for Sale!

  10. Reply Wahyu says:

    @ anton: yup.. 4 th lalu juga ada yg seperti ini.. cuman kali ini lebih besar upacaranya :D

  11. Reply sua says:

    keren juga prosesi pelebonnya, hampir sama dengan prosesi pelebonan di puri gianyar 9 tahun lalu, tapi..
    bade, lembu, dan naga banda sekarang terlalu banyak ornamen . badong dilembu saja bisa bertumpuk 3, sedangkan di puri gianyar payasan lembunya polos, ukiran badonnya simple, jadi kelihatan jelas(bagal2 tidak renyep), semakin manis diapit dengan 2 buah payung bali kuna milik kerajaan berwana emas. badennya besar tapi warna2nya ‘ceria banget’ kesan agungnnya jadi bias, sama ma nagabandenya yg di gianyar polos hanya pake kain beludru merah, dengan mahkota dan sedikit hiasan pada leher( badong) kalo diubud warnanya rame mpe sisik2nya kelihatan banget.kesan agungnya juga jadi ilang.
    buts its oke, tetap terlihat bagus , tapi ampura dumun yan menurut tiang masih lebih indah pelebonan 9 tahun lalu du puri gianyar. lebih berwibawa dan agung.

  12. Reply Wahyu says:

    @ sua: suksma sampun simpang.. thx buat infonya.. menurut tyang semuanya sama2 unik dan bermakna. Yang jelas.. puji syukur.. semua upacaranya telah berjalan lancar tanpa halangan dan semoga keluarga yang ditinggalkan dan kita semua selalu diberikan kerahayuan.

  13. Reply Sariada says:

    Keren prosesinya..

    Sariada’s last blog post..Akhir yang manis buat team Garuda……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

      
HomeAboutGaleri FotoHarga Paket FotoPhotography AwardsContactSitemap
Menikah di BaliPre Wedding di BaliLokasi PreweddingGaun PengantinSample Album

© Copyright by Bali Prewedding and Wedding Photography - Prayasa Photography • 2011
eXTReMe Tracker