Tahun Baru Çaka.. kembali ke asal..
Setelah Hari Raya Nyepi berlalu beberapa hari.. 5 hari telah berlalu di tahun Çaka ini.. begitu banyak ide-ide yang ada di kepala yang ingin diwujudkan dan dicapai. Yen sube namanya manusia.. pasti (maruk) penuh dengan keinginan.
Kita terlahir akibat or-tu yang penuh keinginan (nafsu) dan “bikin masalah” di ranjang… hehehe
.. di titik nol (kosong).. nongol ke bumi.. dan menangis (menangis = menemui bermasalah).. ketika menjadi seorang anak selalu di marah2 karena bikin masalah.. dan kini selalu ditambah sejuta keinginan serta masalah yang datang tanpa diminta.
Biasanya berdasarkan pengalaman.. (masalah + keinginan + masalah + keinginan..)pangkat 100 = migren.. tepar dah!
Untung saja.. ada sistem penolakan yang tertanam di otak. “Adeng-adeng.. sante deen. Kerjakan yang bisa dikerjakan. Mimpikan yang bisa diraih.. Sadar diri.. len sube kenyel (baca=kalau sudah capek).. istirahat dan tidurlah..”. Jangan terjebak dalam alam pikiran.. kosongkan semua.. kembalilah ke asal.. mulailah dari titik nol.. siapkan energi dan hadapilah masalah itu satu persatu.. wujudkan mimpi sebisanya..
Yach.. semoga di lembaran anyar di tahun baru ini semua diberikan kekuatan untuk kembali ke asal..
Hmm.. saya juga balikkan lagie banner di atas.. yang awalnya seperti ini (edisi Nyepi).. kembali ke asal

teorinya bli, untuk bisa bahagia janganlah memberikan syarat pada kebahagiaan itu. saya akan bahagia jika……
saya akan happy jika…..
setelah jika ada ribuan keinginan……
tp prakteknya susah, gimana bisa hidup tanpa keinginan?
@ bli Made: suksma buat pencerahannya..
tiang mah jalani sesuai peranan secara alami
co-that’s last blog post..Steve Jobs (Pemilik Apple Computer) Memiliki Darah Bali
[...] Nyepi.. trus 2 minggu kemaren ikut repot buat nyiapin en motret nikahnya semeton (baca=sodara). Dua [...]